Trauma Healing bagi Perempuan Korban Konflik: Belajar dari Konflik Maluku dan Poso

Asnath Niwa Natar

Abstract


Abstract. Conflicts that often occur in Indonesia claimed many victims. Among these victims, women were the largest impacted. They were not only being victims of violence and physicaly lost, but also experienced in psychological trauma. But this traumatic problem was hardly overcome by so it must be stayed and at the end would be choked the survival. This article aimed to discuss trauma healing efforts for women who are conflict impacted through literature study methods. Through this study it was concluded that giving opportunities for women conflict victims to tell their stories and experiences were the effective trauma healing efforts to heal the wounds they experienced.

Abstrak. Konflik sering terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia yang merengkut banyak korban. Di antara korban-korban tersebut perempuan mengalami dampak yang paling besar. Mereka bukan hanya menjadi korban kekerasan dan kerugian secara fisik, namun juga secara psikis, termasuk mengalami trauma. Namun masalah traumatis ini jarang mendapatkan penanganan sehingga menjadi menetap dan pada akhirnya menghambat pertumbuhan hidup selanjutnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji upaya trauma healing bagi perempuan korban konflik melalui metode studi pustaka. Melalui kajian tersebut ditarik kesimpulan bahwa memberi kesempatan perempuan korban konflik untuk mengungkapkan kisah dan pengalamannya adalah upaya trauma healing yang efektif untuk menyembuhkan luka-luka yang mereka alami.


Keywords


women; conflict victim; violence; trauma healing; feminism; perempuan; korban konflik; kekerasan; feminisme

Full Text:

PDF

References


Ferranda, Ellen. “Sejarah Perang Ambon 1999 Secara Singkat Dan Lengkap.” Sejarah Lengkap, December 17, 2018. Accessed September 4, 2019. https://sejarahlengkap.com/indonesia/sejarah-perang-ambon.

Gogali, Lian. Konflik Poso. Suara Perempuan Dan Anak Menuju Rekonsiliasi Ingatan. Yogyakarta: Galangpress, 2009.

Hackett, Jo Ann. “1 and 2 Samuel.” In Women’n Bible Commentary, edited by Carol A. Newsom and Jaqueline E. Lapsley. Revised and Updated. Louisville, Kentucky: Westminster John Knox Press, 2016.

Herman, Judith Lewis. Die Narben Der Gewalt. Traumatische Erfahrungen Verstehen Und Überwinden. Münschen: Kindler, 1994.

Hubbard, M. Gay. Women: The Misunderstood Majority. USA: Word Publishing, 1992.

Humm, Maggie. The Dictionary of Feminist Theory. Second. New York, US: Prentice Hall, 1989.

Iwamony-Tiwery, Rachel. “Keterlibatan Dan Peran Perempuan Dalam Dialog Antar Umat Beragama Paska Konflik Di Ambon. Tinjauan Teologi Interkultural.” In Ketika Perempuan Berteologi, edited by Asnath Niwa Natar. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 2012.

Jost, Renate. “Debora in Der Neuen Welt, Trauma, Heilung Und Die Bibel.” In Dem Tod Nicht Glauben, Sozialgeschichte Der Bibel, edited by Frank Crüsmann. Güterslah: Gütersloher Verlagshaus, 2004.

Kuswardono, Pantoro Tri, and Rosa M do R de Sousa, eds. Menyilam Kemarau. Upaya Perempuan Timor Loro Sae Menyudahi Kekerasan, Sebuah Awal. Dili: Forum Komunikasi Untuk Perempuan Loro Sae, 1999.

Lawalata, Julius. “Fakta Tak Terlihat, Posisi Perempuan Dalam Konflik Sosial Di Maluku.” Jurnal Perempuan 33 (2004).

McGuire, M. Religion: The Social Context. California: Wadsworth Inc., n.d.

Muellner, Ilse. “Die Samuelbuecher. Frauan Im Zentrum Der Geschichte Israels.” In Kompendium Feministishe Bibelauslegung, edited by Luise Schottroff and Marie-Theres Wacker. Guetersloh: Guetersloher Verlaghaus, 2007.

Pakpahan, Binsar Jonathan. “Etika Mengingat Bagi Bangsa Pelupa.” Ledalero 16, no. 1 (June 2017).

———. “Ingatan Sebagai Dasar Rekonsiliasi Dalam Konflik.” Diskursus 12, no. 2 (Oktober 2013).

Rahabeat, Rodolf. “Potret Perempuan (Berteologi) Di Ruang Konflik.” In Perempuan, Konflik Dan Rekonsiliasi, Perspektif Teologi Dan Praksis, edited by Asnath Niwa Natar and Basilica D. Putranti. Yogyakarta: PSTF UKDW, 2004.

Ririhena-de Wanna, Margie Ivonne. Merajut Identitas Eklesiologi Di Seputar Konflik Lombok. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Ririmasse, Margaretha. Perempuan, Kekerasan & Perdamaian. Sebuah Refleksi Teologis Feminis. Jakarta: Yakoma PGI, 2009.

Sefnat, Hontong. “Menyoal Fakta Pusara Korban, Membangun Budaya Damai Di Halmahera.” Diskursus 11, no. 2 (Oktober 2012).

Soselisa, Ina. “Perempuan Cacat Konflik Di Ambon Dan Upaya Pemulihan.” Jurnal Perempuan 33 (2004).

Subiyantoro, Eko Bambang. “Perempuan Di Wilayah Konflik Maluku, Menakar Hidup Di Ladang Bedil.” Jurnal Perempuan 24 (2002).

Subono, Nur Iman. “Konflik Bersenjata, Kekerasan Militer Dan Perempuan.” Jurnal Perempuan 24 (2002).

Tiwery, Weldemina Yudit. Teologi Ina. Terlahir Dari Rahim Maluku. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Widjaja, Paulus Sugeng. “Rekonsiliasi Antar Umat Beragama: Refleksi Pengalaman Lapangan.” In Perempuan, Konflik & Rekonsiliasi, Perspektif Teologi Dan Praksis, edited by Asnath Niwa Natar and Basilica D. Putranti. Yogyakarta: PSTF UKDW, 2004.

Wijaksana, M. B. “Reruntuhan Jiwa: Trauma Perempuan Poso.” Jurnal Perempuan 24 (2002).

“Kerusuhan Poso.” Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, August 3, 2019. Accessed September 4, 2019. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerusuhan_Poso&oldid=15423747.




DOI: https://doi.org/10.30648/dun.v4i1.205

Article Metrics

Abstract view : 767 times
PDF - 661 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Dunamis telah terdaftar pada situs:

View My Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © Jurnal Dunamis 2016. All Rights Reserved.