Merayakan Cinta Berdasarkan Kidung Agung 1:9-17

Mick Mordekhai Sopacoly

Abstract


Abstract. At a glance reading the Song of Songs gives the impression as a book that displays mere sensuality. Therefore raising the question why the Song of Songs was included in the canonization of the Bible which is the Word of God. This paper aimed to explore the meaning of the great love found in the Song of Songs text that seems vulgar and sensual. The method used in this study was a historical criticism of the Song of Songs 1: 9-17. Through this study, it could be concluded that the love texts in Song of Songs display the power of love that is unique, creative, and contains a sacred dimension, which not only focuses on the physic, but also in the emotional aspects, conscience, and inner bonds, as a form of celebration of God's grace.

Abstrak. Membaca kitab Kidung Agung sekilas memberikan kesan sebagai kitab yang menampilkan sensualitas semata. Hal itu tentunya menggugah pertanyaan mengapa Kidung Agung masuk dalam kanonisasi Alkitab yang adalah merupakan Firman Tuhan. Tulisan ini bertujuan untuk menggali makna cinta yang agung di balik tulisan dalam kitab Kidung Agung yang terkesan vulgar dan sensual. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kritik historis terhadap teks Kidung Agung 1:9-17. Melalui kajian tersebut dapat disimpulkan bahwa teks-teks cinta dalam Kidung Agung menampilkan kekuatan cinta yang unik, kreatif, dan mengandung dimensi kesakralan, yang tidak hanya berfokus kepada fisik, tetapi juga dalam aspek emosional, nurani, dan ikatan batin, sebagai bentuk perayaan atas anugerah Allah.


Keywords


Song of Songs; the sanctity of love; historical criticism; Kidung Agung; kesakralan cinta; kritik historis

Full Text:

PDF

References


Barbiero, Gianni. Song of Songs: A Close Reading. Boston: Brill, 2011.

Bloch, Ariel, and Chana Bloch. The Song of Song: A New Translations with Intoductory and Commentary. California: University of California Press, 1998.

Blommendaal, J. Pengantar Kepada Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Browning, W. R. F. Kamus Alkitab: Panduan Dasar Ke Dalam Kitab-Kitab, Tema, Tempat, Tokoh Dan Istilah Alkitabiah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Bullock, C. Hassell. An Introduction To The Old Testament. Chicago: Moody Bible Institute Press, 1988.

Exum, J. Cheryl. Song of Songs: A Commentary. USA: Westminster John Knox Press, 2005.

Hayes, John H., and Carl R. Holladay. Pedoman Penafsiran Alkitab. 9th ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.

Knight, George A. F., and Friedemann. The Song of Songs: Revelation of God. U.S: The Handsel Press Limited, 1988.

Koch, Klaus. Kitab Yang Agung. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.

Lapiero, Antonia. “Searching for a Common Background: Egyptian Love Poetry and the Biblical Song of Songs.” In Perspectives on the Song of Songs/ Perspektiven Der Hoheliedaslegung. Berlin: Walter de Gruyter, 2005.

Lasor, W.S., D.A. Hubbrad, and F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2: Sastra Dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Rongan, Paskalis Ora. “Mempromosikan Kidung Agung Dalam Katekese Keluarga.” OSF Preprints. Last modified 2019. Accessed April 5, 2020. https://osf.io/yc5tw.

Stanislaus, Surip. “Perkawinan Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama.” LOGOS (Jurnal Filsafat - Teologi) 14, no. 2 (2017): 17–51. Accessed April 5, 2020. http://ejournal.ust.ac.id/index.php/LOGOS/article/view/337.

Sutanto, Hasan. Hermeneutik: Prinsip Dan Metode Penafsiran Alkitab. Malang: Literatur SAAT, 2007.

Telnoni, J.A. Kidung Agung: Kidung Pembebasan, Kidung Solidaritas Perempuan, Kidung Kesetaraan Perempuan Dan Laki-Laki. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Tiwery, Weldemina Yudit. “Desire of Love: Menafsir Kidung Agung 7:10 - 8:4.” Gema Teologi: Jurnal Teologi Kontekstual 39, no. 1 (2015): 1–14. Accessed April 5, 2020. http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gema/article/view/190.

Tjen, Anwar, and Lady Mandalika. “Kidung Agung: Vulgar Atau Sakral?” In Forum Biblika: Jurnal Ilmiah Populer. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2016.

Wijaya, Agetta Putri. “Tafsir Alegoris, Konstruksi Teologis Dan Unsur Erotis Dalam Kitab Kidung Agung.” Indonesian Journal of Theology 4, no. 2 (2016): 237–256.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28–38. Accessed April 4, 2020. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/167.

Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II M-Z. Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1995.

Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid A-L. Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2011.

Tafsiran Alkitab Volume II Perjanjian Lama: Ayub-Maleakhi. Malang: Gandum Mas, 2011.




DOI: https://doi.org/10.30648/dun.v4i2.290

Article Metrics

Abstract view : 870 times
PDF - 1164 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Dunamis telah terdaftar pada situs:

View My Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © Jurnal Dunamis 2016. All Rights Reserved.