Webmail |  Berita |  Agenda |  Pengumuman |  Artikel |  Video

Pelayanan Melkisedek

20 April 2016
12:34:53 WIB

Bacaan : Kejadian 14;17-24

Setelah mengalahkan raja Kedorlaomer cs dan sekaligus membebaskan Lot, Abram disambut oleh raja Sodom. Namun demikian, meskipun disebutkan raja Sodom adalah yang terlebih dahulu menyambutnya, Abram justru memilih untuk menemui Melkisedek terlebih dahulu, padahal Melkisedek datang setelah raja Sodom. Peristiwa tersebut tentu menunjukkan bahwa bagi Abram Melkisedek jauh lebih penting dibandingkan dengan raja Sodom. Abram lebih memprioritaskan Melkisedek dibandingkan dengan raja Sodom, meskipun raja Sodom datang dengan memberikan tawaran harta kekayaan hasil perang.

Siapakah Melkisedek itu? Melkisedek disebutkan sebagai raja Salem dan seorang imam Allah Yang Maha Tinggi. Mengenai identifikasi Salem sendiri masih menjadi misteri. Ada yang mengaitkan dengan Yerusalem, ada juga yang mengaitkan dengan "shalom". Misteri tersebut semakin menambah misteri asal usulnya yang tiba-tiba saja muncul menjumpai Abram. Ia datang menyongsong Abram dengan membawa roti dan anggur, suatu bentuk pelayanan Kristus dalam Perjanjian Baru. Ia memberkati Abram dan menerima perpuluhan darinya, yang menunjukkan kedudukanya yang lebih tinggi daripada Abram. Keberadaannya yang misterius dan pelayanan yang dilakukannya tersebut menunjukkan bahwa Ia adalah tipologi pelayanan Kristus dalam Perjanjian Baru.

Pelayanan Melkisedek dan sikap Abram ini adalah menjadi gambaran bagaimana seharusnya orang Kristen berpandangan dan bersikap terhadap pelayanan kerohanian. Orang Kristen masa kini sering menganggap ibadah atau pelayanan kerohanian bukan sebagai pemuasan kehausan rohani namun mengganggapnya sebatas sebagai sarana pemenuhan kebutuhan jasmaniah semata. Ibadah dilakukan hanya sebatas kebutuhan untuk diberkati, menerima pertolongan dari masalah, atau menerima kesembuhan dari sakit yang dialami.

Abram mengutamakan pemenuhan kebutuhan rohani

Melkisedek datang menyongsong Abram hanya dengan membawa roti dan anggur, berbeda dengan raja Sodom yang datang dengan tawaran harta benda, namun ternyata justru Abram lebih memilih menemui Melkisedek. Mengapa demikian? Apakah karena Abram sudah kaya raya sehingga ia tidak membutuhkan pemberian harta benda lagi? Tentu tidaklah demikian. Tidak selalu orang kaya ketika datang ke gereja untuk beribadah sama sekali tidak akan memiliki tujuan akan kekayaan, atau sebaliknya orang miskin datang ke gereja dengan harapan mendapatkan berkat materi. Hal tersebut lebih ditentukan oleh motivasi seseorang kepada Tuhan dan bukan berdasarkan keadaan seseorang.

Ibadah bukanlah alat untuk mencapai tujuan kita, atau sebagai alat untuk mengambil hati Tuhan agar menuruti apa yang kita inginkan. Ibadah adalah suatu persekutuan dengan Tuhan, sama seperti roti dan anggur adalah lambang persekutuan dengan Kristus. Motivasi yang benar dalam beribadah adalah adanya kerinduan yang kuat akan persekutuan dengan Tuhan, di mana jiwa kita akan mengalami kesegaran (Mzm. 27:4).

Tuhan sanggup memberkati tanpa kita meminta

Melkisedek memberkati Abram, meskipun tidak disebutkan ada permintaan Abram untuk diberkati. Ia memberkati Abram dengan berkat dari Allah Yang Maha Tinggi, yang artinya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak untuk memberkati. Hal tersebut memberikan pengajaran kepada kita bahwa ketika yang kita rindukan semata-mata adalah Tuhan, maka kita pun tidak perlu memusingkan diri untuk mendapatkan berkat Tuhan, karena berkat itu akan diberikan bahkan tanpa harus kita minta. Dan dengan kuasa-Nya, Ia menjamin bahwa tidak ada yang dapat mencegah atau menggagalkannya apabila Ia telah berkehendak untuk memberkati.

Pesermbahan sebagai ungkapan syukur

Setelah menerima pelayanan dari Melkisedek tersebut, Abram kemudian memberikan perpuluhan kepadanya. Ia memberikannya sebagai respon atas pelayanan yang telah dilakukan oleh Melkisedek. Persembahan kita kepada Tuhan, apapun bentuknya, haruslah merupakan respon atas karya Tuhan dalam hidup kita. Persembahan yang kita berikan bukanlah bentuk suap kepada Tuhan agar kita mendapatkan apa yang kita inginkan, namun sebagai bentuk ucapan syukur atas kebaikan dan kemurahan Tuhan dalam hidup kita. 

File Terbaru

Facebook Fanpage

TAUTAN EKSTERNAL